Selasa, 02 Desember 2008

General Motor

General Motor Akan PHK 31.300 Karyawan di AS,Chicago- General Motor (GM) menyatakan kepada para anggota Kongres, Selasa, pihaknya merencanakan akan mengurangi karyawan sebanyak 31.500 orang di AS, seiring dengan kemerosotan tajam yang dialaminya sehingga harus mengemis kepada Kongres agar mendapat paket penyelamatan senilai 18 miliar dolar. GM mengatakan pihaknya merencanakan akan mengurangi seluruh karyawannya dari 96.537 orang pada saat ini menjadi antara 65.000 hingga 75.000 orang pada 2012. Jumlah fasilitas produksinya di AS akan dikurangi menjadi 38 pada 2012 dari 47 pada 2008, demikian laporan AFP. (*)

Pendapatan Iklan Surat Kabar AS Merosot

Suratkabar di AS mengalami rekor penurunan pendapatan dari iklan hingga 18 persen pada kuartal ketiga 2008, ungkap data Asosiasi Suratkabar Amerika.Hasil studi yang dirilis hari Selasa, menyebutkan bahwa keseluruhan pendapatan iklan cetak turun menjadi 8,2 miliar dolar AS dari 10,2 miliar dollar AS pada kuartal serupa tahun sebelumnya.Penerimaan iklan online juga turun 3 persen menjadi 749,8 juta dollar AS dari 773 juta dollar AS setahun lalu.Pendapatan suratkabar terus menurun sejak 2006, dan penurunan kali ini mencerminkan dampak gabungan dengan resesi ekonomi, penurunan belanja iklan yang tajam di sektor real estat, otomotif dan perbankan, serta perpindahan pembaca suratkabar ke Internet.(*)

DPR: Solar Bisa Turun di Bawah Rp 5.000


BBM - 2008-12-02 18:10:02
DPR: Solar Bisa Turun di Bawah Rp 5.000
Komisi Energi DPR menilai tak sulit menghitung harga solar subsidi yang masih bisa turun di bawah Rp 5.000 per liter. Diharapkan turunnya harga solar bersubsidi berdampak terhadap penurunan harga barang-barang hasil industri.

Eksposur Kartu Kredit Dipangkas Dua Triliun Dolar


Industri kartu kredit AS akan menarik kembali 2 triliun dolar AS dalam 18 bulan ke depan menyusul perubahan-perubahan dalam cara mengantisipasi risiko dan muncul peraturan-peraturan baru, menyusul turun tajamnya belanja konsumen, kata analis perbankan terkenal Meredith Whitney.